Kelompok Kesenian Gamelan “Sukolaras” Desa Klumprit
Nama Kelompok: Sukolaras
Asal: Desa Klumprit
Jenis Kesenian: Gamelan Tradisional Jawa
Penabuh: Warga masyarakat Desa Klumprit
*Kelompok kesenian Sukolaras merupakan wadah seni gamelan tradisional yang tumbuh dari akar budaya dan kearifan lokal masyarakat Desa Klumprit. Nama Sukolaras berasal dari kata "suko" yang berarti suka atau cinta, dan "laras" yang bermakna selaras atau harmonis. Filosofi ini mencerminkan semangat masyarakat Klumprit dalam menjaga harmoni, gotong royong, dan cinta budaya warisan leluhur.
Penabuh gamelan Sukolaras terdiri dari warga Desa Klumprit sendiri, mulai dari para sesepuh hingga generasi muda, yang secara turun-temurun mewarisi seni tabuh gamelan sebagai bagian dari jati diri desa. Dengan semangat kebersamaan dan rasa hormat terhadap nilai-nilai adat, mereka terus menghidupkan kesenian ini dalam setiap acara adat, kenduri, hajatan, hingga pentas budaya di dalam maupun luar desa.
Melalui Sukolaras, Desa Klumprit tidak hanya mempertahankan seni tradisi, tetapi juga memperkuat identitas dan kearifan lokal seperti tepa slira (tenggang rasa), rukun, dan urip bebrayan (hidup dalam kebersamaan). Gamelan bukan sekadar pertunjukan, tetapi menjadi cermin dari kehidupan desa yang penuh makna dan nilai-nilai luhur.
Dengan irama gamelan yang syahdu dan harmonis, Sukolaras menjadi simbol hidupnya budaya di tengah modernitas, sekaligus kebanggaan Desa Klumprit sebagai desa yang kaya akan tradisi dan kearifan lokal.*